EJIP : Educational Journal of Innovation and Publication https://ejournal.periexca.org/index.php/ejip <p>Educational Journal of Innovation and Publication (EJIP) is a scientific journal that contains research articles that focus on the development of education. EJIP is for students, lecturers, teachers and researchers who want to collaborate. EJIP is published four times a year (January, April, September and December) by Yayasan Pendidikan dan Riset Excel Akademika. All submitted manuscripts will be reviewed by the editor and then by reviewers according to their expertise.</p> Yayasan Pendidikan dan Riset Excel Akademika en-US EJIP : Educational Journal of Innovation and Publication 2829-8195 Konsistensi Orang Tua dalam Mengatakan Kata “Tidak” pada Anak untuk Melatih Kedisiplinannya https://ejournal.periexca.org/index.php/ejip/article/view/84 <p>Kedisiplinan adalah fondasi penting dalam perkembangan karakter anak. konsistensi orang tua dalam mengatakan "tidak" memainkan peran penting dalam membentuk perilaku disiplin. artikel ini bertujuan mengeksplorasi pentingnya konsistensi tersebut, tantangan yang dihadapi orang tua, serta strategi untuk meningkatkan konsistensi dalam pengasuhan. Metodologi yang digunakan adalah kajian literatur dari berbagai buku dan sumber akademik yang membahas tentang konsisten. prangtua, dan pentingnya konsistensi dalam disiplin. Konsistensi dalam penerapannya memberikan rasa aman dan prediktabilitas bagi anak, yang pada akhirnya akan mengurangi kebingungan dan kecemasan yang dapat memicu tantrum</p> Siti Zahara Yolla Junita Sari Rensa Eca Febria Copyright (c) 2024 EJIP : Educational Journal of Innovation and Publication https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-07-03 2024-07-03 3 1 74 80 Konsistensi Aturan di Rumah dalam Mengurangi Tantrum Anak https://ejournal.periexca.org/index.php/ejip/article/view/91 <p>Tantrum adalah perilaku emosional yang sangat umum terjadi pada anak usia dini, sering kali dipicu oleh frustasi, kelelahan, atau keinginan yang tidak terpenuhi. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas konsistensi aturan di rumah dalam mengurangi frekuensi dan intensitas tantrum pada anak melalui telaah literatur. Metodologi yang digunakan adalah kajian literatur dari berbagai buku dan sumber akademik yang membahas tentang perilaku anak, strategi pengasuhan, dan pentingnya konsistensi dalam disiplin. Konsistensi dalam penerapannya memberikan rasa aman dan prediktabilitas bagi anak, yang pada akhirnya akan mengurangi kebingungan dan kecemasan yang dapat memicu tantrum.</p> Firli Ersa Ananda Zulismi Novrianti Novrianti Vira Putri Yunita Sari Copyright (c) 2024 EJIP : Educational Journal of Innovation and Publication https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-07-03 2024-07-03 3 1 81 90 Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus dengan Anak Autis https://ejournal.periexca.org/index.php/ejip/article/view/89 <p>Pendidikan adalah kebutuhan mendasar bagi setiap manusia untuk melanjutkan masa depannya salah satu pendidik karakter adalah suatu tindakan yang dapat membentuk kepribadian yang baik bagi peserta didik yang ditanamkan dengan nilai-nilai keagamaan, melalui guru, orang tua dan lingkungan sekitar yang sangat penting untuk anak autis. Penelitian ini menggunakan metode <em>systematic literature review</em> (SLR) yang terdiri dari 6 tahap yaitu: perencanaan, pencarian literature, penilaian kriteria (inklusi dan ekslusi), penilaian kualitas, pengumpulkan, dan menganalisi data. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tujuan konsep dasar anak berkebutuhan pada anak autis, Pendidikan pada anak autis dan Permainan Pada Anak Autis. Hasil analisis data menunjukan bahwa konsep dasar anak berkebutuhan pada anak autis adalah adalah gangguan perkembangan neurobiologis berat yang memperngaruhi cara seseorang untuk berkomunikasi dan berelasi (berhubungan) dengan orang lain. Didalam lembaga pendidikan anak autis pada tingkatan sekolah dasar para siswa diajarkan keterampilan dasar yaitu keterampilan berbicara, toileting, berpakaian dan sebagainya keterampilan yang dikhususkan kemandirian si anak ketika mereka sudah berusia 12 tahun keatas barulah mereka melanjutkan ketahap selanjutnya Yaitu mereka bisa masuk ke kelas lanjut akademik (LA) atau ke kelas lanjut keterampilan (LK).</p> Melsa Oktavia Mepi Junita Sari Copyright (c) 2024 EJIP : Educational Journal of Innovation and Publication https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-07-01 2024-07-01 3 1 64 75 Pembelajaran Pada Anak ADHD https://ejournal.periexca.org/index.php/ejip/article/view/87 <p>Artikel ini bertujuan untuk mengatahui apa itu pengertian anak ADHD, penyebab pada anak ADHD, karakteristik anak ADHD, Pendidikan anak AdHD, permainan Pada anak ADHD. Anak ADHD adalah anak yang mengalami gangguan perkembangan saraf dan anak-anak yang mengalami gejala kurangnya perhatian, hiperaktif, dan karakterisasi klinis dan dapat menyulitkan mereka berinteraksi dirumah, sekolah, lingkungan kerja maupun lingkungan pergaulan. Penyebab dari anak ADHD itu sendiri adalah genetik pola makan dari orang tua saat mengandung anak, manajemen pengasuhan orang tua yang buruk, lingkungan seperti keracunan timbal, adiktif makanan, reaksi alergi sehingga menimbulkan hal yang tidak di inginkan seperti menunjukkan sikap menentang atau melanggar peraturan, susah untuk bersosialisasi dengan orang lain, kurangnya rasa percaya diri, kemampuan mengorganisasi yang buruk, cepat bosan, gelisah. Sangat penting bagi kita utuk mengetahui tentang anak ADHD agar kita tidak terkejut jika suatu saat nanti kita akan menemukan anak ADHD.</p> Hiis Karlenata Zalelah Tri Mutiara Copyright (c) 2024 EJIP : Educational Journal of Innovation and Publication https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-06-30 2024-06-30 3 1 37 51 Sentra Balok: Strategi Efektif untuk Mengembangkan Kognitif Anak Usia Dini https://ejournal.periexca.org/index.php/ejip/article/view/91-96 <p>Pendidikan anak usia dini (PAUD) menekankan pentingnya memberikan stimulus perkembangan kognitif yang dapat dicapai melalui berbagai model pembelajaran, salah satunya adalah model pembelajaran berbasis sentra. Metode Sentra Balok adalah metode pembelajaran yang memanfaatkan balok-balok sebagai alat bantu untuk mendukung proses belajar anak-anak. Dalam konteks ini, penggunaan sentra balok merupakan salah satu metode yang efektif. Perencanaan dan penyusunan program pembelajaran dilakukan oleh guru agar pengembangan kemampuan kognitif anak sesuai dengan capaian perkembangan BSH dan BSB. Guru juga melakukan persiapan pijakan main secara densitas dan intensitas</p> Titin Haji Liska Rery Anggraini Selva Gusmia Utami Witri Anjani Copyright (c) 2024 EJIP : Educational Journal of Innovation and Publication https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-07-04 2024-07-04 3 1 Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Usia Dini Melalui Permainan Congklak https://ejournal.periexca.org/index.php/ejip/article/view/90 <p>Berhitung untuk anak usia dini merupakan kegiatan menyebutkan urutan bilangan. Anak mampu menyebut urutan bilangan tanpa menyebutkannya dengan benda-benda konkrit. Permainan tradisional congklak yang bersifat kearifan lokal memberikan perhatian besar dalam membangun dan menguatkan karakter anak. Dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih dan maju memberikan dampak positif dan negatif bagi perkembangan anak. Anak lebih tertarik dengan teknologi yang modern daripada hal yang berbau tradisional, jadi teknologi tersebut membuat anak memiliki karakter yang tidak perhatian terhadap lingkungan sekitar dan individual. Tujuan permainan tradisional yaitu congklakyang bersifat kearifan lokal berharap bisa memberikan perhatian besar dalam membangun dan menguatkan karakter anak dan bisa melestarikan budaya yang ada.</p> Silvia Dwi Arsya Dina Febiola Nuke Harsusi Copyright (c) 2024 EJIP : Educational Journal of Innovation and Publication https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-07-03 2024-07-03 3 1 81 92 Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus (Children with Special Needs) https://ejournal.periexca.org/index.php/ejip/article/view/88 <p>Artikel ini bertujuan untuk mengatahui apa itu pengertian Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), penyebab pada ABK, pencegahan pada ABK, jenis-jenis ABK, ciri-ciri ABK, dan pendidikan ABK. Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang mempunyai kelainan/penyimpangan dari kondisi rata-rata anak normal umumnya dalam hal fisik, mental maupun karakteristik perilaku sosialnya. Penyebab ABK tersebuat dilatarbelakangi dari tiga faktor yaitu sebelum kelahiran, selama proses kelahiran, dan setelah kelahiran. Anak berkebutuhan khusus tentu akan menghadapi berbagai masalah yang berhubungan dengan kekhususannya. Semua masalah tersebut perlu diselesaikan dengan memberikan layanan pendidikan, bimbingan serta latihan sehingga masalah yang timbul dapat diselesaikan dengan baik. Untuk itu guru atau orang tua perlu memahami kebutuhan dan potensi anak agar dapat berkembang secara maksimal sesuai kekhususannya.</p> Dwi Sunarti Lenia Mardianti Copyright (c) 2024 EJIP : Educational Journal of Innovation and Publication https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-06-30 2024-06-30 3 1 52 63 Pendidikan Berkebutuhan Khusus pada Anak Tunalaras (Gangguan Sosial-Emosi) https://ejournal.periexca.org/index.php/ejip/article/view/86 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengertian, karakteristik, factor penyebab, ciri-ciri, jenis-jenis, permainan untuk anak tunalaras, Pendidikan untuk anak tunalaras dan bagaimana bentuk asesmen tunalaras Tunalaras yang efektif merujuk pada anak-anak yang mengalami gangguan emosional dan perilaku yang signifikan, yang berdampak pada kemampuan mereka dalam berinteraksi sosial dan mengikuti pembelajaran di sekolah. Metode penelitian yang kegiatan mereview yang terencana untuk menjawab pertanyaan penelitian yang dilakukan secara sistematis dan eksplisit untuk mengidentifikasi, menyeleksi dan mengevaluasi secara kritis hasil dari studi-studi yang terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak tunalaras memerlukan pendekatan pendidikan yang holistik dan individual. Strategi yang efektif meliputi implementasi program intervensi perilaku, penggunaan metode pembelajaran yang adaptif, dan dukungan konseling yang berkelanjutan. Selain itu, keterlibatan aktif orang tua dan pelatihan guru dalam menangani anak tunalaras juga ditemukan sangat krusial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dengan strategi yang tepat dan dukungan multi-disiplin, anak tunalaras dapat mencapai perkembangan optimal baik dari segi akademis maupun sosial-emosional. Temuan ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi pendidik, orang tua, dan pembuat kebijakan dalam meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus tunalaras.</p> Aldsy Pujita Sari Livia Susanti Copyright (c) 2024 EJIP : Educational Journal of Innovation and Publication https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-06-30 2024-06-30 3 1 17 36 Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Pada Anak Tunawicara https://ejournal.periexca.org/index.php/ejip/article/view/85 <p>Pendidikan adalah hak setiap warga Negara, dimana setiap orang berhak berkembang dan berperan dalam masyarakat, tidak terkecuali anak-anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review (SLR) yang terdiri dari 6 tahap yaitu: perencanaan, pencarian literatur, penilaian kriteria (inklusi dan esklusi), penilaian kualitas, pengumpulan data, dan menganalisis data. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep dasar pada anak berkebutuhan khusus pada anak tunawicara, dampak ketunawicaraan terhadap perkembangan anak dan pendidikan pada anak tunawicara. Hasil analisis data menunjukkan bahwa konsep dasar anak berkebutuhan khusus pada anak tunawicara adalah untuk pemenuhan hak mendapatkan pendidikan yang sama bagi anak berkebutuhan khusus demi kelanjutan kehidupan yang lebih baik. Tunawicara atau gangguan bicara adalah suatu gangguan bicara yang terjadi pada anak dan mengakibatkan ketidakmampuan berbicara secara normal, sehingga anak tidak mampu berkomunikasi dengan baik. Dampak dari tunawicara terhadap perkembangan anak ada beberapa dampak atau konsekuensi pada anak yang mengalami kelainan bicara yaitu (1) Kemampuan konseptual dan prestasi pendidikan (2) Faktor personal dan sosial. Pendidikan dapat diperoleh melalui Lembaga formal maupun non formal. Di dalam Lembaga Pendidikan formal terdapat kelas regular maupun kelas inklusi. Dimana dikelas tersebut tidak hanya anak-anak regular saja namun juga ada beberapa anak berkebutuhan khusus</p> Nor Khairola Rega Duita Erica Utami Copyright (c) 2024 EJIP : Educational Journal of Innovation and Publication https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-06-30 2024-06-30 3 1 1 16